You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakbar Inventarisir Perkembangan Kampung Deret
photo Doc - Beritajakarta.id

Jakbar Inventarisir Perkembangan Kampung Deret

Tim pemantau permukiman kumuh di Jakarta Barat menggelar kunjungan ke pemukiman padat penduduk wilayah Kecamatan Tambora, tepatnya RW 05 Kelurahan Kalianyar.

Kita ingin mengetahui, bagaimana perkembangan penataan permukiman di rumah deret pasca ini

Di wilayah itu, tim meninjau kampung deret yang diresmikan mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

Tim menginventarisir perkembangan program kampung deret di RW 05 itu. Salah satu yang dibahas adalah masalah septik tank (bak pembuangan limbah dari WC) warga dan memantau perkembangan kehidupan warga.

Lampu PJU di Kampung Deret Kapuk Segera Menyala

"Kita ingin mengetahui, bagaimana perkembangan penataan permukiman di rumah deret pasca ini. Bagaimana dengan perekonomian warga," ujar Retno S, Kepala Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Barat, Senin (19/10).

Retno mengatakan, kawasan RW 05 Kalianyar menjadi salah satu prioritas penataan RW kumuh di Jakarta Barat, setelah Pemprov DKI kembali akan menata kawasan permukiman kumuh di Jakarta, khususnya untuk pembangunan kampung deret.

"Kami telah siap dengan sarana dan prasarana untuk kampung deret. Sekarang ini, tinggal melakukan inventarisir masalah sarana jalan, air, PJU dan septik tank  komunal," jelas Retno.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye984 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati